Selain Bupati Klaten, KPK Juga Menangkap Kepala BPK Jawa Tengah

Selain Bupati Klaten, KPK Juga Menangkap Kepala BPK Jawa Tengah
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/1/2026). (ANTARA/Rio Feisal)

Semarangtoday.com, JAKARTA — Selain menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menangkap Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah dalam serangkaian operasi tangkap tangan (OTT).

“Benar, salah satunya adalah Kepala [BPK] Perwakilan Jawa Tengah,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Budi mengatakan KPK total menangkap dua orang dari pihak BPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.

“Jadi, pihak-pihak dari ASN [aparatur sipil negara] BPK ada dua orang,” katanya seperti dilansir Antara.

Selain itu, tambah Budi, sejumlah 20 orang yang terjaring dalam OTT tersebut terdiri atas 19 orang yang ditangkap di Klaten, Jawa Tengah, dan seorang di Jakarta.

Adapun satu orang yang ditangkap di Jakarta tersebut merupakan pihak BPK.

Ia mengatakan pada Kamis malam, KPK mulai melakukan gelar perkara atau ekspose untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang sudah ditangkap.

“Malam ini dijadwalkan untuk dilakukan gelar perkara atau ekspose,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK mengonfirmasi melakukan OTT ke-23 sepanjang tahun 2026 dengan menangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

KPK menyatakan OTT tersebut terkait dugaan suap yang diterima Hamenang dalam pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari organisasi perangkat daerah.

Selain itu, KPK menduga Hamenang melakukan suap terhadap pihak di BPK terkait audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Dalam OTT tersebut, penyidik KPK menyita barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp1 miliar.

Leave a Reply