Solo Jadi Kandidat Lokasi Pemilihan Kepengurusan NPC ASEAN

Solo Jadi Kandidat Lokasi Pemilihan Kepengurusan NPC ASEAN
Wali Kota Solo Respati Ardi berfoto bersama dengan Sekjen ASEAN Para Sport Federation (APSF), Wandee Tosuwan di Balai Kota Solo, Rabu (8/4/2026). (Istimewa)

Semarangtoday.com, SOLO — Kota Solo menjadi salah satu kandidat daerah yang akan menjadi lokasi acara pemilihan kepengurusan National Paralympic Committee (NPC) Asia Tenggara (ASEAN).

Kabar ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Para Sport Federation (APSF) Wandee Tosuwan ketika berkunjung dan menemui Wali Kota Solo Respati Ardi di Balai Kota Solo, Rabu (8/4/2026) sore.

Wandee datang bersama Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) dan Pengurus Pusat National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Rima Ferdianto. Pada pertemuan tersebut, Respati mengaku senang dan menyambut baik kabar tersebut.

Wali Kota Solo mengatakan kabar itu menjadi kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Kota Solo merupakan daerah yang ramah bagi penyandang disabilitas. Respati memastikan Kota Solo siap menjadi tuan rumah untuk kegiatan General Assembly APSF tersebut.

Menurut dia, Pemkot Solo mempersilakan jika Kota Bengawan dijadikan wadah untuk berbagai event disabilitas internasional lainnya.

“Kami sedang meyakinkan Sekjen APSF bahwa pada Juni nanti kami siap menjadi tuan rumah untuk pemilihan Ketua APSF dan saya memastikan kesiapan Solo. Tidak hanya kegiatan ini, tetapi agenda-agenda disabilitas lainnya kami juga siap,” kata Respati melalui keterangan tertulis yang diterima Espos, Kamis (9/4/2026).

Wali Kota Solo mengatakan dirinya yakin Kota Solo dapat terpilih karena kota ini telah sukses menyelenggarakan berbagai event internasional, seperti ASEAN Para Games 2022 serta Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024.

“Ini akan menambah memori baik bagi Solo. Karena penyelenggaraan ASEAN Para Games yang lalu juga di Solo dan sekarang pemilihan kepengurusan [NPC ASEAN] juga akan dilakukan di Solo. Kami berdoa dan berharap semoga Solo dan Indonesia terpilih sebagai tuan rumah,” paparnya.

Sementara itu, Wasekjen dan Pengurus Pusat NPCI Rima Ferdianto juga mendukung jika Kota Solo dijadikan lokasi penyelenggaraan agenda tersebut.

Dia mengatakan pihaknya berusaha meyakinkan Sekjen APSF, Wandee Tosuwan, mengenai kesiapan Kota Solo sebagai tuan rumah. Menurutnya, Solo sangat layak menjadi wadah penyelenggaraan event disabilitas internasional.

“Mayoritas peserta di ASEAN memilih Solo sebagai tuan rumah karena sudah beberapa kali event internasional di sini. Jadi mereka percaya Solo menjadi tempat terbaik untuk event ini,” imbuhnya.

Leave a Reply