Jenazah 350 Kg di Gondang Sragen Dimakamkan dengan Teknik Vertical Rescue

Jenazah 350 Kg di Gondang Sragen Dimakamkan dengan Teknik Vertical Rescue
Tim SAR gabungan melakukan prosesi pemakaman jenazah dengan berat badan 350 kg dengan menggunakan teknik vertical rescue di TPU Geneng, Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, Senin (19/10/2026)

Semarangtoday.com, SRAGEN — Tim search and rescue (SAR) gabungan dari berbagai lembaga melakukan prosesi pemakaman jenazah dengan berat badan mencapai 350 kg di Tempat Permakaman Umum (TPU) Dukuh Geneng, Desa Bumiaji, Gondang, Kabupaten Sragen, Senin (19/10/2026) siang. Proses pemakaman perempuan obesitas tersebut melibatkan 15 orang dengan menggunakan teknik vertical rescue.

Proses layanan khusus pada penanganan jenazah dilakukan sejak pukul 07.42 WIB hingga 12.30 WIB. Tim SAR gabungan yang terlibat dari unsur PSC 119 Sukowati Sragen, BPBD Sragen, Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Sragen, SAR Himalawu, SAR MTA, SAR PSHT Karangmalang, Kedawung Rescue, Pramuka Peduli, MDMC Sragen, Relawan Desa Banaran, SAR Elpeje, dan keluarga yang berduka.

Salah satu relawan dari PSC 119 Sukowati, Sragen, Nikko Armando Reza Primajaya, kepada Espos, Senin sore, menerangkan jumlah personel yang terlibat dalam proses pemakaman sebanyak 15 orang. Dia mengatakan proses setting alat untuk jenazah di lokasi permakaman membutuhkan waktu sekitar 60 menit atau satu jam. Dia menyampaikan tantangan pada prosesi pemakaman jenazah ini lebih berat karena berat badan jenazah lebih besar, yakni mencapai 350 kg.

“Tantangan lainnya, proses pemakaman dilakukan pada jenazah tanpa peti, sehingga membutuhkan keseimbangan pada posisi jenazah. Pengantaran jenazah dilakukan menggunakan mobil pikap karena kalau menggunakan ambulan terlalu kecil dan sempit untuk jenazah beserta paletnya sebagai alas. Teknik ini pernah dilakukan sebelumnya sehingga proses evakuasi jenazah dan proses pemakamannya lebih lancar,” jelas Reza, sapaannya.

Reza menjelaskan jenazah diketahui bernama S, 58, warga Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, dengan berat badan 350 kg. Dia menerangkan sebelum pemakaman dilakukan pemulasaraan jenazah di rumah duka. Prosesi pemakaman dilakukan di TPU Geneng pada pukul 10.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, R. Triyono Putro, menerangkan almarhumah S meninggal dunia karena sakit menahun. Dia juga membenarkan S memiliki berat badan 350 kg sehingga keluarga meminta bantuan kepada tim SAR untuk prosesi pemakamannya.

Ketua PSC 119 Sukowati, Sragen, Udayanti Proborini, melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba, menyampaikan ‎awalnya PSC 119 Sukowati mendapat informasi tentang adanya orang meninggal dunia dengan berat badan 350 kg pada pukul 07.42 WIB. Dia menerangkan keluarga meminta bantuan untuk proses pemulasaraan dan pemakaman jenazah.

“Kami menindaklanjuti laporan tersebut melalui koordinasi dengan jejaring PSC 119 Sukowati dan relasan SAR. Proses pemakaman menggunakan teknik vertical rescue. Setelah peralatan lengkap dan siap, tim SAR Gabungan menuju ke rumah duka untuk evakuasi jenazah ke TPU Geneng, Bumiaji, Gondang dengan menggunakan mobil pikap MDMC Sragen. Pemakaman khusus mulai dari koordinasi, assesment hingga proses pemasangan alat vertical rescue, pada saat liang lahat sudah siap dan proses pemakaman berjalan dengan waktu ±45 menit dengan teknik lowering, setelah selesai pemakaman maka semua unsur yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing,” kata dia.

Leave a Reply