Rebutan Janda di Kendal Berujung Maut, Pria 54 Tahun Meninggal Dunia

Rebutan Janda di Kendal Berujung Maut, Pria 54 Tahun Meninggal Dunia
Ilustrasi korban pembunuhan (Dok/JIBI)

Semarangtoday.com, KENDAL — Asmara berdarah mengguncang Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Dua pria paruh baya terlibat perkelahian sengit hanya demi memperebutkan hati seorang janda. Nahas, cinta segitiga ini harus berujung duka setelah salah satu di antaranya meregang nyawa akibat pukulan benda tumpul di kepala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, dua pria yang terlibat pertikaian tersebut masing-masing berinisial T, 54, dan R, 50. Suasana memanas ketika keduanya tanpa sengaja bertemu di rumah H, 49, janda yang bermukim di wilayah Kecamatan Sukorejo. 

Awalnya, R menyambangi kediaman sang kekasih, H, sekitar pukul 19.30 WIB. Keduanya pun sempat duduk santai dan asyik mengobrol di ruang tengah. Namun, ketenangan itu mendadak pecah setengah jam kemudian tatkala T tiba-tiba menerobos masuk dan menyerang R.

Peristiwa bernada kekerasan ini dikonfirmasi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan. “Peristiwanya Rabu, tanggal 14 Oktober, sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Iptu Deni saat dihubungi Epsos, Sabtu (17/10/2026).

Cekcok Maut di Ruang Tengah

Serangan mendadak dari T memicu perkelahian jarak dekat yang tak terelakkan di antara kedua lelaki tersebut. “Selanjutnya terjadi perkelahian di antara korban dan pelaku,” ucapnya.

Melihat dua pria saling pukul di dalam rumahnya, H yang panik langsung berlari keluar untuk mencari bantuan warga sekitar. Namun, saat kembali ke dalam rumah, ia mendapati T sudah tergeletak tak berdaya. Meski bersimbah darah, T dilaporkan masih sadar dan sempat mengucap beberapa patah kata.

“Kemudian korban diangkat oleh pelaku dan H ke depan rumah,” sambungnya.

Sadar akan kondisi korban yang makin memburuk, R dan H lantas meminta bantuan tetangga untuk memanggil istri sah T. Naas, begitu sang istri tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), T sudah tidak sadarkan diri hingga akhirnya dipapah pulang ke rumahnya.

“Selanjutnya pelapor menghubungi Polsek Sukorejo atas peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” imbuhnya.

Kasus penganiayaan berat yang merenggut nyawa ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian guna proses hukum lebih lanjut.

Leave a Reply