Bayi Perempuan Dibuang di Plasan Sidoharjo Sragen, Polisi Selidiki Pelaku

Bayi Perempuan Dibuang di Plasan Sidoharjo Sragen, Polisi Selidiki Pelaku
Tim Polsek Sidoharjo, Sragen, meminta penjelasan bidan desa saat bayi sudah dirawat di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Senin (25/5/2026) malam. (Daerah/Tri Rahayu)

Semarangtoday.com, SRAGEN — Polsek Sidoharjo berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen untuk menyelidiki kasus pembuangan bayi perempuan di Dukuh Plasan RT 015, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Bayi yang ditemukan warga di depan warung pecel pada Senin (25/5/2026) malam itu kini dalam kondisi sehat dan dirawat di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Kapolsek Sidoharjo, AKP F. Gunawan, terjun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama anggota Unit Reskrim Polsek Sidoharjo dan Unit Inafis Satreskrim Polres Sragen.

Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan bayi dan dilanjutkan pengecekan kondisi bayi di Ruang PONED RSUD Sragen. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian bayi lengkap dengan penutup kepala, sarung tangan, sarung kaki, kain berwarna merah, serta kardus bekas air kemasan.

Berdasarkan keterangan Bidan Desa Sidoharjo, Endang S., bayi ditemukan sekitar pukul 20.10 WIB di depan rumah milik Rahmat yang saat itu dalam keadaan kosong karena pemilik sedang menjaga anggota keluarga yang sakit di rumah sakit.

Saat ditemukan, bayi perempuan tersebut mengenakan gedong warna biru, pakaian putih bermotif, sarung tangan, penutup kepala, dan popok. Bayi ditemukan dalam kondisi menangis.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bayi memiliki berat badan 2,178 kilogram, panjang badan 45 sentimeter, lingkar kepala 32 sentimeter, lingkar dada 30 sentimeter, dan lingkar pinggang 28 sentimeter. Tali pusarnya telah kering namun belum lepas, dengan usia diperkirakan sekitar lima hari.

“Kami awalnya mendapat laporan dari petugas kesehatan tentang temuan bayi di depan rumah. Dari laporan warga awalnya dikira sudah meninggal dunia. Setelah kami datang bersama tim kesehatan ternyata bayi masih hidup. Penanganan selanjutnya, kami koordinasi dengan puskesmas dan mengutamakan keselamatan bayi. Kemudian bayi dirujuk ke RSUD Sragen,” ujar Kapolsek Sidoharjo AKP F. Gunawan mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari kepada Espos, Selasa (26/5/2026).

Gunawan menjelaskan bayi ditemukan diletakkan di dalam kardus. Polisi kini masih mendalami siapa pihak yang diduga melakukan penelantaran tersebut.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sragen.

“Perkara ini termasuk penelantaran bayi atau anak. Untuk pasal yang diterapkan masih menunggu hasil penyelidikan. Barang bukti yang diamankan berupa kardus dan pakaian yang dipakai bayi,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyana Oka Manuaba, mengatakan tim mendapat laporan adanya penemuan bayi di depan warung pecel di Dukuh Plasan.

Tim kemudian berkoordinasi dengan PSC 119 Puskesmas Sidoharjo untuk melakukan penanganan awal.

“Sesampainya di lokasi, bayi ditemukan dalam kondisi menangis, tali pusar sudah kering tetapi belum lepas. Tim berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Sragen untuk pemeriksaan di lokasi dan selanjutnya bayi dievakuasi ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan ambulans Puskesmas Sidoharjo,” ujar dia.

Leave a Reply