Semarangtoday.com, SRAGEN — Ribuan emak-emak dari berbagai daerah di wilayah Sragen dan Karanganyar mengikuti senam massal untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-280 Kabupaten Sragen di Taman Harmoni Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Sabtu (23/5/2026).
Sembari berolahraga, mereka juga berebut mendapatkan undian hadiah doorprize berupa lima unit sepeda gunung dan sejumlah hadiah menarik lainnya. Senam massal tersebut diinisiasi Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Harmoni Sragen.
Mereka sengaja menggelar kegiatan senam massal untuk menarik para pengunjung agar sering datang ke Taman Harmoni Sragen sehingga dagangan di lapak-lapak PKL menjadi ramai. Taman Harmoni menempati Kawasan Hutan Kota Plumbungan Sragen yang biasa digunakan untuk berolahraga jogging dan lari pagi. Bahkan juga digunakan untuk kemah para pelajar menjelang Hari Pramuka.
Bupati Sragen Sigit Pamungkas beserta istri turut bersenam bersama. Sejumlah legislator di Daerah Pemilihan (Dapil) Karangmalang, Kedawung, dan Ngrampal, juga ikut berkontribusi membantu dalam bentuk menyediakan hadiah dooprize. Acara berlangsung meriah dan menjadikan Taman Harmoni Sragen seperti tempat wisata.
“Kami bekerja sama dengan para instruktur senam yang memiliki komunitas-komunitas senam dengan anggota para emak-emak. Alhamdulillah yang hadir luar biasa. Awalnya tadi menyediakan 3.000 kupon ternyata menjelang hari H ada permintaan, sehingga bertambah 1.500 kupon. Total ada 4.500 kupon yang disebarkan,” ujar Pembina Paguyuban PKL Taman Harmoni Sragen, Fathurrohman, kepada Espos, Sabtu pagi.
Sebanyak 30-40 komunitas senam di wilayah Sragen dan Karanganyar turut serta memeriahkan senam massal tersebut. Fathurrohman menerangkan inisiasi awal memang dari Paguyuban PKL Taman Harmoni Sragen yang jualannya jajanan ringan, seperti pecel, pentol, dawet, siomay, es teh, dan seterusnya.
Dia mengatakan para PKL pengin dagangannya laris dan dikenal banyak orang sehingga mengadakan kegiatan senam massal dengan mengundang banyak orang. Dia mengatakan para PKL berharap senam massal menjadi agenda rutin untuk meramaikan dagangan mereka.
Pemkab Diminta Fasilitasi PKL
Di sisi lain, Fathurrohman yang juga legislator DPRD Sragen mengungkapkan para PKL meminta difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen dengan menyediakan ruang yang memadai untuk berjualan.
Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut berharap kepada Bupati Sragen lebih memperhatikan para PKL di Taman Harmoni Sragen karena menjadi satu-satunya taman yang luas dan menjadi kawasan hutan sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk kuliner.
“Harapannya bisa difasilitasi seperti food court bagi para PKL. Selama ini mereka sewa ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) senilai Rp150.000 per tahun dan ada retribusi bulanan untuk kebersihan. Melalui DLH semoga ada perhatian dengan penataan PKL agar terlihat rapi dan nyaman bagi pengunjung untuk berteduh dan sebagainya. Untuk tempat nongkrong anak-anak muda juga enak karena udaranya sejuk dan segar,” jelas dia.
Fathurrohman mengatakan para PKL sekarang hanya memasang lapak-lapak semi permanen dan tenda-tenda yang terlihat tidak seragam dan tidak serasi. Aspirasi para PKL pernah disampaikan ke Bupati Sragen di era kepemimpinan Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan pada era Sigit Pamungkas belum ada respons.
Sementara itu, Bupati Sragen Sigit Pamungkas dalam sambutannya hanya menyapa dan bicara tentang manfaat senam massal. Bupati juga menceritakan Hari Jadi ke-280 Sragen untuk mengenang pada perjuangan Pangeran Mangkubumi yang kelak menjadi Sultan Hamengku Buwono I di Yogyakarta. Sigit menginformasikan Sultan HB X direncanakan berkunjung ke Sragen pada Juni mendatang.
“Kunjungan Sultan sebagai rangkaian Muhibah Budaya karena sebagian sejarah terbentuknya Keraton Kasultanan Yogyakarta berawal dari Sragen yang dulu dikenal sebagai Bumi Sukowati. Nanti beliau kita sambut bersama-sama,” ujar dia.

Leave a Reply